SOBAT MINISTRY

Petikan ayat hari ini

Kamis, 18 Januari 2018
Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Barang siapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih. I Yohanes 4:7,8

Berita Sahabat

SEKARANG HARI APA ?

21 November 2009

peler2.jpgMendengar kekasih kita pergi meninggalkan kita untuk selamanya, tentunya sangat menyedihkan. Begitupun ketika pertama kali kami mendengar berita bahwa sahabat tercinta kami Bpk. Peler sudah dipanggil Tuhan. Sungguh secara manusia kami sangat kehilangan. Namun disisi lain, apalagi setelah mendengarkan kesaksian singkat yang disampaikan oleh Ibu. Peler berikut ini, hati kami ikut berbahagia.

Dalam perjumpaan singkat kami dengan Ibu Peler di rumah duka, ia menceritakan apa yang kerap terjadi dihari-hari terakhir kehidupan suami yang amat dicintainya. Dari gerak geriknya, Bpk. Peler memang sudah memperlihatkan betapa ia ingin selalu intim dengan Tuhan. Dalam masa-masa sakitnya, ia terlihat sangat rajin berdoa, hingga kata-kata 'aku ingin selalu berjumpa dengan-Mu' cukup sering terdengar, sehingga ketika suaminya dipanggil Tuhan, Ibu Peler sangat mengimani bahwa Tuhan Yesus benar-benar menjawab kerinduan suaminya untuk berjumpa dengan-Nya.

Pada bulan-bulan sebelumnya, kegiatan Bpk. Peler tidak luput dari perhatian Ibu Peler, terutama ketika Bpk. Peler selalu bertanya 'sekarang hari apa?'. Ibu Peler menceritakan betapa suaminya sangat merindukan hari Minggu, sebab terlihat setiap suaminya sudah mengetahui bahwa hari ini adalah hari Sabtu, maka biasanya Bpk. Peler tidur lebih awal dan seperti sudah ada yang mengaturnya ia bangun pada jam 2 pagi hari. Hal ini memang tidak lazim terjadi pada sebagian besar orang. Kegiatannya setelah itu adalah menyiapkan air hangat untuk mandi kemudian mengenakan pakaian yang sudah dipersiapkan jauh sebelumnya. Sejujurnya sebagai istrinya, saya cukup terganggu karena harus selalu menyertainya bangun pada dini hari untuk bersiap-siap pergi ke gereja.

Bila ditanya mengapa harus bersiap-siap sepagi itu? Bpk. Peler dengan antusias menjawab bahwa sudah selayaknya kita membalas kebaikan Tuhan dengan rasa hormat & syukur kita, oleh karena itu, ia menambahkan, kita harus menyambutnya sebagai Raja. Luar biasa ! Kebiasaan ini terus menerus berulang, sehingga Bpk.& Ibu Peler selalu siap tepat pada jam 4 pagi untuk menunggu dijemput mobil gereja/diakoni (jemputan bagi kaum lanjut usia), meskipun kami masih harus lama menunggu dijemput, bahkan seringkali pintu gereja masih terkunci ketika kami sudah tiba di gereja, cerita Ibu. Peler.

Selama beribadah, Bpk. Peler sungguh-sungguh menikmati hadirat Tuhan, sampai-sampai ia sempat mengatakan 'rugi besar' apabila kita kehilangan kesempatan beribadah dan bersekutu dengan Tuhan meski untuk beberapa saat saja.

Sekarang tidak ada lagi Bpk. Peler, namun sama sekali tidak terlihat raut sedih pada wajah Ibu Peler, karena keyakinannya bahwa suaminya sudah menemukan damai sejahtera dalam kerajaan surga, seraya kami berkata dalam hati 'inilah kisah cinta yang sejati'.

Semoga kesaksian singkat ini dapat memberi pelajaran tentang arti persekutuan dengan Tuhan. Selamat jalan Bpk. Peler terkasih.

Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya,, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematiannya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya. Roma 6:4-5 



Berita Sahabat Lainnya

Selengkapnya..

Komentar untuk halaman ini

  • Dimitrije - 26 December 2015  17:00:17
    Dead pent subject mtriaeal, thank you for information. The bravest thing you can do when you are not brave is to profess courage and act accordingly. by Corra Harris.
  • Sherin - 07 October 2015  19:27:05
    Coucou Josinette, e7a fait un moment qu on ne te voit plus, j espe8re que tu vas bien, comme Mumu, je te pique cette ptetie recette pleine de vitamines, qui doit eatre bien rafraeechissante. Bises.


Kirim komentar